Monday, August 8, 2022

Sel Punca sebagai Medicinal Signaling Cell

sumber https://farmasetika.com/2020/09/20/sel-punca-sebagai-medicinal-signaling-cell-berpotensi-besar-untuk-terapi-covid-19/

Majalah Farmasetika – Mencari sebuah terapi untuk pasien COVID-19 yang memiliki kronik injuri dengan memodifikasi respon tubuh kita yang tidak bisa memiliki kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri sendiri dan modifikasi respon inilah yang dilakukan oleh secretome, yang menjadi aktor utama dalam pengobatan regenerative pada sel punca Mesenchymal Stem Cell (MSC).

Namun, penggunaan MSC sebagai Mesenchymal Stem Cell tidak lagi tepat dan diambil MSC sebagai kepanjangan dari Medicinal Signaling Cell yang berpotensi untuk digunakan pada terapi untuk pasien COVID-19.

Hal ini disampaikan oleh salah satu narasumber, Dr. apt. Bayu Winata Putera, S.Si., M.Kes., dalam webinar yang diadakan oleh Pusat Studi Pengembangan Sediaan Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), serta Majalah Farmasetika sebagai media partner dengan tema “Prospek dan Tantangan dalam Terapi Regeneratif”  (19/09/2020).

Dalam webinar ini Bayu membawakan subtopik “Peran Mesenchymal Stem Cells dalam inflamasi dan potensinya dalam COVID-19”.

Sejarah COVID-19 dan proses masuknya virus corona

Pada akhir 2019 di China ditemukan peningkatan kasus pneumonia dengan gejala ARDS (Acute respiratory distress syndrome) dan ilmuwan mengidentifikasi kasus tersebut sebagai infeksi Virus Corona-2, dan kemudian menjadi pandemi COVID-19 hingga saat ini dengan kasus yang terkonfirmasi positif yaitu sekitar 236 ribu kasus diindonesia dan 30 juta kasus didunia..

Beberapa gejala klinis yang signifikan pada pasien COVID-19 dijelaskan oleh Bayu sehingga pasien dapat memutuskan kapan waktu yang tepat dapat memeriksa rapid test maupun metode PCR. Hal ini berkaitan dengan waktu dimana ketika virus masuk ada masa window carrier dan proses dimana tubuh akan membentuk sebuah protein khas yang bernama immunoglobulin.

Proses masuknya virus ini dapat melalui pernapasan. Jika berhasil masuk pada saluran nafas virus ini akan menyerang saluran pernafasan karena terdapat sel nasal epithelial secretory dan sel bronchoalveolar type II yang memiliki reseptor ACE2, dimana virus ini memiliki kemampuan berikatan dengan reseptor ACE 2 tersebut dibantu dengan enzim protease TMPRSS2 yang menyebabkan virus ini dapat masuk kedalam sel saluran pernapasan dan dapat melakukan replikasi atau memperbanyak diri didalam tubuh manusia.

Peran MSC dalam terapi COVID-19

Sel yang terinfeksi dengan virus ini akan mengalami kematian sehigga proses inflamasi terjadi. Peristiwa inflamasi ini menyebabkan yang mengaktifkan sitokin-sitokin pro inflamasi dan memungkinkan kondisi pasien mengalami “cytokine storm” yang pada keadaaan normal sitokin ini dapat memabantu perbaikan sel tubuh, tetapi karena virus dapat mereplikasi diri sehingga dapat menyebabkan hiperinflamasi yang menyebabkan terjadinya edema paru, pneumonia dan ARDS.

“Peristiwa ini dapat menyebabkan stress pada saluran nafas yang apabila system immune melemah akam menyebabkan kematian. Maka farmakoterapi pada pasien COVID-19 ini tergantung dari keadaan pasien yang pada intinya adalah peningkatan sistem imun.” Ujar Bayu yang mendapat gelar Master dan Doktor dari Universitas Hasanudin.

“Sejauh ini beberapa pemberian peningkat sistem imun ada yang memberikan dampak signifikan tapi ada juga yang tidak” ujar Bayu.

“Tuhan menciptakan tubuh kita dengan sempurna, saat tubuh kita terluka akan ada sistem saat terluka akan ada proses penyembuhan diri. Inilah yang dinamakan proses regenerasi, dimana salah satunya adalah mekanisme dari Stem Cell.” Jelas lulusan apoteker Universitas Padjadjaran ini.

Menurutnya, sel di dalam tubuh yang belum memiliki spesialisasi sehingga dia akan “homing” (menginduk) pada lokasi jaringan yang mengalami kerusakan untuk kemudian memperbanyak dan meregenerasi sel yang mengalami kerusakan tersebut.

Perkembangan penelitian MSC dari waktu ke waktu dijelaskan pula oleh Bayu yang awalnya bersumber pada melalui sumsum tulang dimana dinilai tidak sebaik sumber Stem Cell dari tali pusat, hal ini dikarena usia Stem Cell pada tali pusat tersebut masih dalam rentang usia yang baik.

Dijelaskan pula beberapa tipe stem cell, diantaranya adalah Mesenchymal Stem Cell, Hematopoietic Stem Cells, Endothelial Progenitor Cell, dan Very Small Embrionic-like Stem cell yang memiliki kekhasan dalam diferensiasi dan lokasi tertentu.

Penjelasan mengenai sifat dan manfaat dari Stem Cell ini mengantarkan kepada hasil riset seorang peneliti dari amerika, Caplan, tahun 2012 menemukan bawa MSC tidak dapat berdiferensiasi namun bekerja seperti drug store terutama pada jaringan keadaan inflamasi sehingga penggunaan MSC sebagai Mesenchymal Stem Cell tidak lagi tepat dan diambil MSC sebagai kepanjangan dari Medicinal Signaling Cell yang berpotensi untuk digunakan pada terapi untuk pasien COVID19.

“Saat ini uji klinis yg membutuhkan banyak waktu sehingga tenaga medis masih berpacu dengan waktu, beberapa Rumah Sakit seperti RSCM dan RS dr soetomo serta ada perusahaan dari Korea Selatan sedang melakukan uji klinis pada pasien COVID-19 walau belum keluar hasil akhirnya. Namun secara sifat dan kemampuan serta mekanisme kerja MSC berpotensi untuk digunakan pada terapi untuk pasien COVID19.” Tegas Bayu. (Red. Penulis/Rey,Mia, Restu, Editor/NW)

Saturday, July 23, 2022

Gejala, Pencegahan, Penanganan, dan Perawatan Mata Minus

Mata minus atau yang sering disebut dengan rabun jauh [Miopia] adalah keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan untuk melihat jarak jauh seperti melihat rambu-rambu lalu lintas, tulisan di papan tulis depan kelas atau tayangan film yang tampak buram ketika Anda sedang menonton bioskop yang jaraknya jauh dari Anda. Akan tetapi, akan mudah untuk melihat jarak dekat seperti membaca atau melihat layar monitor komputer. Miopia terjadi ketika kondisi kornea mata menebal sehingga pantulan cahaya / bayangan objek tidak fokus di retina tetapi berada jauh di depannya. Oleh karena itu untuk mengatasi hal ini penggunaan alat bantu penglihatan seperti kacamata, softlens atau operasi refraktif dibutuhkan (https://ciputrasmgeyeclinic.com/lasik-mata) 

 Apa saja gejala mata minus / miopia?

Gejala yang paling jelas adalah kesulitan untuk melihat objek atau benda dalam jarak yang jauh, akan tetapi Anda juga dapat merasakan hal-hal dibawah ini:

  • Sakit kepala
  • Rasa lelah di mata ketika melihat benda yang jauh beberapa meter di depan Anda
  • Rasa tegang pada mata
  • Mata juling
  • Mata lelah ketika berkendara, dan berolah raga

Ketika mengalami gejala di atas, Anda disarankan untuk memeriksakan kondisi mata Anda ke klinik mata terdekat sehingga dapat dilakukannya perawatan lebih lanjut.

 

Pencegahan mata minus / miopia

Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mata minus / miopia seperti:

Mengonsumsi sayur-mayur dan buah-buahan yang mengandung vitamin A seperti; brokoli, wortel, kangkung, bayam, pepaya, melon, belimbing

  • Melakukan pemeriksaan mata dengan rutin
  • Membaca ditempat yang cukup penerangannya
  • Menjaga aktivitas melihat dekat dalam waktu yang lama tanpa istirahat

Penanganan mata minus / myopia Kesulitan penglihatan ini dapat ditangani dengan beberapa bantuan alat penglihatan ataupun dengan melakukan bedah refraktif. Berikut uraiannya:

  1. Kacamata Cara yang dapat dengan mudah dilakukan adalah menggunakan kacamata yang sesuai dengan kondisi minus pada mata. Anda dapat memilih frame kacamata yang sesuai dengan keinginan Anda. Akan tetapi penggunaan kacamata di saat melakukan aktivitas olahraga dan aktivitas intensitas tinggi lainnya akan sangat mengganggu penggunanya.
  2. Softlens dapat digunakan sebagai alternatif lain menangani mata minus. Bentuknya yang lembut dan dipasangkan ke mata akan sangat membantu Anda melakukan aktivitas dengan intensitas yang tinggi; olahraga, menyelam, berkendara dan lain-lain. Akan tetapi, Anda harus memberikan tetes mata beberapa jam sekali agar mata tidak kering dan harus melepasnya sebelum tidur. Pembersihan juga harus dilakukan dengan kondisi tangan yang bersih dan menggunakan cairan khusus. Sehingga membutuhkan perawatan yang lebih ekstra.
  3. Bedah Refraktif Bedah Refraktif dapat dilakukan sebagai opsi penanganan mata dengan rabun jauh. Seiring dengan perkembangan teknologi, kondisi mata minus atau miopia dapat diatasi dengan bantuan sinar laser.  Ada beberapa metode Lasik yang pernah dijalankan sampai ke metode yang paling terbaru yaitu ReLEx SMILE (Refractive Lenticule Extraction, Small Incision Lenticule Extraction) yang tidak memerlukan pembuatan flap pada bagian kornea yang biasa dilakukan dalam prosedur LASIK terdahulu.

Prosesnya yang tidak lebih dari 10 menit akan membuat penglihatan Anda kembali jernih dan membaik dalam waktu yang relatif singkat. Sehingga, banyak orang yang lebih memilih melakukan bedah refraktif dibandingkan dengan menggunakan kacamata atau softlens.

Bagaimana perawatan mata minus / miopia?

Dilakukannya pengecekan rutin kondisi mata bagi penderita mata minus/miopia minimal satu tahun sekali ke dokter spesialis mata sangat disarankan. Hal ini dilakukan dengan tujuan memantau bila terjadi perubahan ukuran minus yang di derita.

Sebagai informasi terakhir, untuk Anda yang telah menjalankan operasi LASIK, saran yang baik untuk diterapkan adalah dengan mengistirahatkan mata secara berkala setelah melakukan aktivitas melihat jarak dekat dalam waktu lama.

Saturday, July 16, 2022

Tes Diagnostik Numerasi

Tes Dianostik Numerasi akan dilakukan Guru untuk mengetahui kemampuan awal siswanya seperti saat ini di awal tahun pembelajaran. Tujuannya untuk mengetahui kemampuan awal matematika tertentu sehingga siswanya mampu menguasai berbagai perhitungan yang ada di dalam mata pelajaran tertentu. Tes Numerasi mana yang cocok untuk menggali informasi awal tersebut, guru juga harus mengerti Cabang Matematika mana yang mendukung mata pelajaran yang dipelajari bersama.

Guru dapat mengenal dan memilih jenis tes diagnostik numerasi secara tepat pada siswanya. Dikutip dari https://haloedukasi.com (menurut para ahli mengelompokkan) Matematika dibagi dalam 13 cabang ilmu matematika yang dapat dipelajari di sekolah, yaitu:

1.    Aritmatika

Aritmatika merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari matematika modern. Biasanya materi yang diajarkan dalan arimatika yaitu mengenai teori bilangan, aritmatika sosial, FPB, KPK, barisan dan deret.

2.    Logika

Logika merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari mengenai gabungan dari ilmu berpikir dengan pembuktian, maka dari itu hasil yang didapat harus sesuai dengan bukti yang valid. Materi yang diajarkan dalam logika biasanya berupa induksi matematika, logika matematika dan ilmu himpunan.

3.    Aljabar

Aljabar merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari hubungan antara simbol x dengan y dan rumus matematika agar dapat hasil dari persamaan. Biasanya materi dalam aljabar yang diajarkan berupa persamaan dan pertidaksamaan, fungsi kuadrat, aljabar dasar dan logaritma.

4.    Geometri Dimensi Dua

Geometri dimensi dua merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari mengenai unsur, bangun ruang dan perhitungan bangun datar. Dalam geometri dimensi dua biasanya akan lebih berfokus dalam aspek sudut, garis dan bangun datar.

5.    Geometri Koordinat

Geometri koordinat atau biasa disebut dengan geometri analisis merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari mengenai geometri dengan teori aljabar. Biasanya dalam geometri koordinat menggunakan sebuah sistem yang bernama sistem kartesius sehingga sering dikatakan sebagai seni menentukan koordinat.

6.    Trigonometri

Trigonometri merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari mengenai teori kesebangunan ruang terutama segitiga. Dalam trigonometri akan mengenal istilah sinus, cosinus, tangen, secan, cosecan, dan cotangen.

7.    Geometri Dimensi Tiga

Geometri dimensi tiga merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari mengenai pengukuran bangun ruang. Bangun ruang tersebut seperti balokkubusprismakerucutbolalimas dan tabung. Biasanya dalam geometri dimensi tiga akan mencari titik tembus, geometri sudut, geometri jarak, irisan dan penampang.

8.    Matriks

Matriks merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari mengenai teknik penyusun bilangan, simbol atau unsur numerik lainnya. Dalam unsur matrik disebut dengan elemen atau anggota matriks.

9.    Vektor

Vektor merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari mengenai besaran jarak yang ditempuh. Objek dalam vektor memiliki besaran, arah dan dapat dipanjangkan dengan vektor lainnya. Untuk mengukur vektor dapat digunakan aljabar seperti penambahan, pengurangan, cross atau dot product.

10.                     Transformasi Geometri

Transformasi geometri merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari penentuan titik koordinat. Penentuan titik koordinat dilakukan untuk menentukan posisi baru dalam sebuah bidang. Biasanya dilakukan dengan cara translasi, refleksi, rotasi, dilatasi atau regangan.

11.                     Kalkukus

Kalkulus merupakab cabang ilmu matematika yang mempelajari mengenai perubahan unsur dalam matematika. Perubahan unsur matematika berfokus dalam limit, integral, turunan dan deret tak terhingga. Kalkulus dibagi menjadi dua jenis, yaitu kalkulus differensial dan kalkulus integral. Kalkulus differensial berfokus pada nilai turunan dari suatu fungsi, sedangkan kalkulus integral berfokus pada penjumlahan yang berkesinambungan.

12.                     Peluang

Peluang merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari suatu kemungkinan yang akan terjadi. Media dari peluang seperti kartu, dadu, atau bola yang keluar. Dengan mempelajari materi peluang, maka dapat memperkirakan kemungkinan dalam memenangkan suatu permainan.

13.                     Statistika

Statiska merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari pengolahan data. Statiska dibagi menjadi dua jenis, yaitu data tunggal dan data berkelompok. Data tunggal merupakan data yang tidak terdapat interval diantara nilai yang dihitung sedangkan data berkelompok merupakan data yang terdapat interval diantata nilai yang dihitung. Dalam statiska ada beberapa istilah yang wajib diketahui, yaitu mean (nilai rata-rata), modus (nilai yang paling sering muncul) dan median (nilai tengah).

 

 Di Platform Merdeka Mengajar di link https://guru.kemdikbud.go.id/

 

Monday, June 6, 2022

Implementasi Kurikulum Merdeka - 2022/2023

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran paradigma baru, Intrakurikuler yang berpusat pada peserta didik, beragam, dan dalam waktu yang cukup untuk mendalami dan menguatkan kompetensi dan materi  esensial setiap mata pelajaran

Dalam kegiatan pembelajaran, pendidik memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik dengan menanamkan elemen dimensi profil pelajar pancasila dalam pembelajarannya.

Kurikulum merdeka  ini, terdapat projek untuk menguatkan pencapaian Profil Pelajar Pancasila (PPP). dimana dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Proyek ini tidak bertujuan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran

Patform Merdeka Mengajar


Berikut seluk beluk tentang Kurikulum Paradigma Baru Kurikulum Sekolah Penggerak / Kurikulum Prototipe / Kurikulum Merdeka yang akan diimplementasikan pada Sekolah Penggerak, Sekolah katagori Mandiri Berubah, dan Sekolah  katagori Mandiri Berbagi mulai tahun ajaran 2022/2023 sebagai berikut:

Tuesday, April 5, 2022

PPDB SMP Negeri 1 Samarinda

Kabar gembira dari SMP Negeri 1 Samarinda ....

Bagi siswa yang berprestasi dapat mendaftar sekolah lintas Zona ....

Baca di sini! persyaratannya

Wednesday, July 14, 2021

Buku On-Line

Buku-buku penunjang Program Sekolah Penggerak:

Buku Siswa

Buku Cerita Rakyat
  • Ainun dan Manusia Daun

Sekolah Penggerak

Program Sekolah Penggerak (PSP) adalah program untuk mendorong proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capain hasil belajar peserta didik secara holistik baik dari aspek kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) maupun non-kognitif (karakter) untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. 



Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1177/M/2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Sekolah penggerak, menyebutkan bahwa Tujuan Program Sekolah Penggerak adalah meningkatkan kompetensi dan karakter yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila, menjamin pemerataan kualitas pendidikan melalui program peningkatan kapasitas kepala sekolah yang mampu memimpin satuan pendidikan dalam mencapai pembelajaran yang berkualitas, membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat yang berfokus pada peningkatan kualitas, serta menciptakan iklim kolaboratif bagi para pemangku kepentingan di bidang pendidikan baik pada lingkup sekolah, pemerintah daerah, maupun pusat. 

Dengan program Sekolah Penggerak maka SMP Negeri 1 Samarinda mulai Tahun Pelajaran 2021/2022 mulai melaksanakan kurikulum Sekolah Penggerak. kurikulu sekolah penggerak ini diberikan mulai kelas 7 secara bertahap sementara kelas 8 dan kelas 9 masih tetap menggunakan kurikulum 2013. Pada prinsipnya kurikulum sekolah penggerak sama dengan kurikulum 2013 yaitu menitik beratkan pada kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dirangkaikan sebagai satu kesatuan proses yang berkelanjutan sehingga membangun kompetensi yang utuh yang dikenal Capaian Pembelajaran

Struktur kurikulum Sekolah Penggerak memasukkan sistem informatika sebagai mata pelajaran wajib sementara pada kurikulm 2013 sebagai mata pelajran pilihan dengan mempertimbangkan kecukupan pendidik di suatu satuan pendidikan.



Struktur Kurikulum Fase D


Pembelajaran Sekolah Penggerak lebih terpusat pada siswa. dimana pembelajaran lebih mementingkan pelayanan bagi peserta didik dengan memetakan terlebih dahulu sehingga pendidik dapat mengelompokkan peserta didik sesuai perkembangannya. Pembelajaran fleksibel karena muatan materi lebih sederhana dibandigkan kurikulum 2013, dimana Capaian Pembelajara disusun berdasarkan Fase-fase yang diselesaian dalam 2-3 Tahun.   

Penilian dalam sekolah penggerak bersifat holistik. Holistik dalam Capaian pembelajaran yang meliputi kompetensi pengetatuan, keterampilan dan sikap. Penilaian dilaksanakan pada kegiatan proses sehingga penilaian lebih pada keterampilan dan sikap selama proses pembelajaran sekaligus bagaimana aplikasi dalam kehidupan. 

Buku-buku Sekolah Penggerak

Sunday, August 16, 2020

Perkembangbiakan pada Hewan

 

Pada dasaenya perkembangbiakan pada tumbuhan hampir sama, yaitu secara Vegetatif dan secara generatif. Namun sebagian besar hewan berkembangbiak secara generatif. mengapa hewan tersebut kok berkembengbiak secara vegetatif ? 

Untuk menjawabnya berikut penjelasannya...

Perkembangbiakan Vegetatif pada hewan

Perkembangbiakan secara vegetatif pada hewan ada 3 cara yaitu: Tunas, Fragmentasi, dan Partenogenesis. hewan yang berkembangbiak secara vegetatif karena struktur tubuhnya tidak lengkap dan termasuk organisme tingkat rendah (bersel satu). 

1. Hewan yang bertunas:  hydra, porifera, dan coelenterata.
  • Video hydra, 
  • Video porifera, dan 
  • Video coelenterata.
2. Fragmentasi pada hewan: Cacing Planaria
  • Video Cacing Planaria
3. Partenogenesis pada hewan: Lebah Pekerja 
  • Video Lebah pekerja

Perkembangbiakan Generatif pada hewan


Tehnologi perkembangbiakan pada hewan



Perkembangbiakan pada Tumbuhan

A. Perkembangbiakan Tumbuhan Angiospermae


B. Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae

kkk

C. Perkembangbiakan Tumbuhan Paku 

kkk

D. Perkembangbiakan Tumbuhan Lumut

kkk

E. Tehnologi perkembangbiakan pada tumbuhan

kkk

UJi Kompetensi 


Friday, March 20, 2020

Try Out IPA (On Line)

TRY OUT IPA

UJIAN SEKOLAH  DITIADAKAN

Kelas Online, Mapel Online akan disapkan masing Guru kelas atau Guru Mapel termasuk penilaiannya salah satunya untuk siswa kelas 9 untuk mencoba soal USBN tahun 2019 berikut. Klik Link di bawah ini. Terimakasih. 





atau 
SCAN QR Code di bawah ini:


Hasil Try Out IPA sampai hari ke 8 dari 340 Responden yang berhasil mengikuti:

Ket:
- Yang direkap baru Pilihan Ganda. Essay dikosultasikan dengan Gurunya di sekolah.
- Direkap setiap harinya pukul 16.15 WITA.

Saturday, February 22, 2020

Objek IPA dan Pengamatannya

A. Besaran pokok dan turunan
Kamu akan selalu memakai besaran dan satuan ini untuk perhitungan. Sebelumnya, kalian tahu apa yang disebut besaran? Nah, iyak bener banget, besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur, mudah ya definisinya? Kenapa besaran itu semua yang bisa di ukur? Karena di dunia ini tidak semuanya dapat diukur. Misalnya keindahan pemandangan dll.

Maka para ilmuwan terdahulu melakukan kesepakatan untuk membuat suatu acuan pengukuran yang seragam untuk mengurangi kebingungan dalam melakukan pengukuran, maka itu mereka membuat sistem besaran pokok .

7 Besaran Pokok yang sudah disepakati secara Internasional dan memiliki satuan Internasional (SI), yaitu:
      1.       Panjang,
Panjang memiliki satuan internasional (SI) meter (m). Panjang Satu meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam selang waktu 1/299.792.458 detik.

      2.       Massa,
Massa merupakan besaran pokok untuk menentukan kuantitas benda. Massa memiliki satuan internasional (SI) kilogram (kg). Massa 1 kg didefinisikan sebagai massa sebuah silinder yang terbuat dari campuran platinum-iridium yang sekarang disimpan di Sevres, Paris, Perancis.

      3.       Waktu,
Waktu memiliki satuan internasional (SI) sekon (s). Satu sekon didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh atom cesium untuk bergetar 9.192.631.770 kali.

      4.       Suhu,
Suhu adalah ukuran panas suatu benda. Suhu memiliki satuan internasional (SI) kelvin (K). Suhu merupakan besaran pokok yang nilainya dapat langsung ditentukan.

      5.       Intensitas Cahaya,
Intesitas cahaya adalah pancaran radiasi monokromatik dalam suatu arah dari satu sumber cahaya dengan frekuensi 540 x 1012 Hz yang mempunyai intensitas radian 1/683 watt per radian. Intesitas Cahaya memiliki satuan internasional (SI) candela (cd).

      6.       Kuat Arus listrik,
Kuat arus listrik adalah besaran pokok yang memiliki satuan internasional (SI) ampere (A). Satu ampere adalah kuat arus listrik yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan listrik 1 couloumb selama 1 detik.

      7.       Jumlah Zat,
Jumlah zat adalah besaran yang menyatakan jumlah elementer zat, baik berupa molekul, unsur, ion, ataupun senyawa. Jumlah zat memiliki satuan internasional (SI) mol. Satu mol didefinisikan sebagai jumlah zat yang banyak sama dengan banyaknya 12 gram atom karbon-12.


Selain besaran pokok, kita juga mengenal istilah besaran turunanbesaran turunan ini adalah satuan besaran yang diturunkan dari besaran pokok, misalnya pembagian atau perkalian 2 besaran pokok dan lain-lain.
Besaran turunan ini ada banyak, sehingga kalian akan tahu seiring berjalannya waktu, karena untuk sekarang belum banyak digunakan, tetapi ada baiknya kalian lihat Tabel berikut: 

Nah, itulah tadi yang disebut dengan besaran pokok dan besaran turunan yang kita bahas secara sekilas, besaran ini dicipkatan unutk memudahkan manusia dalam melakukan perbandingan pengukuran, karena jika besaran yang berbeda-beda digunakan akan menimbulkan kerepotan tersendiri dalam pencocokannya.

B. Pengukuran Besaran Pokok

1. Pengukuran panjang
Beberapa jenis alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang suatu benda. Untuk menentukan ketepatan dalam pengukuran panjang harus disesuaikan dengan ketelitian alat ukur panjang yang digunakan. 
a). Mistar 1 meter, mengukur panjang kurang dari 100 cm dengan ketelitian 1 cm.
b). Mistar 30 cm, mengukur panjang kurang dari 30 cm dengan ketelitian 1 mm.
c). Jangka Sorong, mengukur panjang kurang dari 10 cm dengan ketelitian 0,1 mm.
d). Mikrometer sekrup, mengukur panjang kurang dari 2,5 cm dengan ketelitian 0,01 mm.

2. Pengukuran Massa
Alat yang digunakan mengukur massa adalah neraca adapun macam dan jenisnya bermacam-macam, antara lain: neraca ohouse, neraca duduk, neraca sama lengan, dan neraca digital. Prinsip kerja neraca adalah membandingkan massa benda dengan anak timbang. Pengukuran dengan neraca bisa dilakukan dengan menggeser anak tingang atau dengan menambah-mengurang beban yang diukur massanya.

3. Pengukuran Waktu
Alat ukut waktu adalah arloji, stopwatch, jam atom

4. Pengukuran Volume tak beraturan
Untuk mengukur volume tak beraturan dapat dilakukan dengan menggunakan gelas ukur dan gelas pancur.
  • mengukur dengan gelas ukur, dengan mengetahui selisih volume akhir dengan volume awal, maka kita mengetahui volume benda tak beraturan tersebut.
  • mengukur dengan gelas pancur, dengan mengetahui ketinggian zat cair yang tumpah dari gelas pancur maka kita dapat mengetahui volume benda tak beraturan tersebut.


Klasifikasi Mahkluk Hidup

A. Ciri-ciri makhluk hidup
Makhluk hidup memiliki beberapa ciri antara lain:
1. Bernafas
Makhluk hidup bernafas dengan menghirup gas oksigen serta menghembuskan gas karbondioksida dan uap air. Oksigen dalam bernafas diperlukan untuk oksidasi zat makanan yang kita makan setiap harinya. Hasil dari peristiwa oksidasi adalah energi untuk kegiatan aktivitas makhluk hidup tersebut selain gas karbondioksida dan uap air.

2. Bergerak
Gerakan pada makhluk hidup dapat dibedakan menjadi gerak aktif (berpidah tempat) dan gerak pasif (tidak berpindah tempat)

3. Iritabilitas (Peka terhadap rangsang)
Kepekaan terhadap rangsang menunjukkan bahwa dalam tubuh makhluk hidup terjadi proses penghaturan.

4. Memerlukan makan dan minum
Tumbuhan hijau daun dapat memproduksi makanan sendiri (Autrotrof) dengan proses fotosintesis, sedangkan hewan dan Manusia tidak dapat memproduksi makanan sendiri (Heterotrof) sehingga hewan dan Manusia sangat terhantung pada makhluk hidup lain.

5. Ekskresi
Mengeluarkan sisa-sisa metabolisme atau ekskresi. zat sisa metabolisme bersifat racun maka harus dikeluarkan dari tubuh. bila terlalu lama tertimbun di tubuh akan menjadi penyakit bagi tubuh.

6.  Tumbuh - Berkembang
Tumbuh kembang terjadi pada maklhuk dalam arti idividu dari makhluk hidup tidak bertambah tetapi jumlah sel yang ada pada makhluk hidup tersebut bertambah. Tumbuh-kembang terjadi juga pada pola pikirnya khususnya pada manusia.

7. Berkembangbiak
Berkembangbiak terjadi pada makhluk hidup dalam arti terjadi pertambahan individu-individu baru sesuai genetika yang diturunkan.

8. Beradastasi dengan lingkungan
Makhluk hidup yang mampu beradaptasi terhadap lingkungan akan tetap hidup. 

B. Cara klasifikasi makhluk hidup
Makhluk hidup di dunia sangat banyak jenisnya dan beraneka ragam bentuknya. Setiap jenis makhluk hidup mempunyai ciri khusus yang membedakan dengan jenis lainnya, oleh karena itu perlukan pengelompokkan atau diklasifikasikan agar lebih mudah mempelajarinya:

1. Sistem Klasifikasi
    a. Sistem Artifisial (Buatan)
    b. Sistem Alamai
    c. Sistem Filogenik

2. Sistem Penamaan Ilmiah
Pemberian mama pada makhluk hidup lebih kita kenal dengan binomial nomenclature karena menggunakan sistem tata nama ganda. Adapun tata cara penamannya sebagai berikut:
    a. Menggunakan bahasa latin
    b. Terdiri dari dua kata,
         (1). kata pertama menunjukkan nama Genus ditulis dengan awalan kapital.
         (2). kata kedua menunjukkan spesies makhluk hidup ditulis dengan huruf kecil.
         (3). kata pertama dan kedua dapat dicetak miring, 
               digaris bawahi secara terpisah, dan atau dicetak tebal.

3. Sistem Kingdom
     a. Kingdom Animalia (Hewan)
         (1). Avertebrata, tidak bertlang belakang.
         (2). Vertebrata, bertulang belakang.
     b. Plantae (Tumbuhan)
         (1). Bryophyta (tumbuhan lumut), yaitu tumbuhan talus tidak berakar, batang, daun sejati.
         (2). Pterodophyta, tumbuhan berakar, batang dan daun sejati.
         (3). Spermatophyta, berakar, batang, daun sejati, berbiji dan memiliki berkas pembuluh.

C. Pengklasifikasian makhluk hidup
Klasifikasi MH diawali dengan menidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup dengan menggunakan kunci determinasi/dikotomi.

D. Pengenalan mikroskup


Klasifikasi Materi dan Perubahannya

A. Zat padat, cair, dan gas
Teman-teman bagaimana cara mengklasifikasikan materi (zat)? Perlu kalian tahu bahwa ada dua cara untuk menggolongkan materi, yaitu secara fisika dan secara kimia. Nah, di materi  ini kita akan membahas terlebih dahulu tentang penggolongan materi (zat) secara fisika. Penggolongan materi (zat) secara fisika itu lebih menekankan pada wujud materi, seperti padat, cair, dan gas.

Ketiga wujud zat di atas secara umum terdapat di alam namun berbeda bentuk fisis, hal ini disebabkan karena perbedaan keadaan. Contohnya air, terdapat sebagai es (air dalam wujud padat), air yang berwujud cair, dan sebagai uap air (gas). Perbedaan fisis zat satu dapat saling berubah wujud satu ke yang lain. 

Ciri utama secara fisis ditinjau pada bentuk dan volume zat. zat padat adalah memiliki sifat tegar. Padatan cenderung mempertahankan bentuknya jika diterapkan gaya luar volumenya tetap. Di sisi lain, Zat cair dan zat gas berupa berfluida. Itu artinya zat cair dan gas dapat mengalir dan bentuknya dapat berubah sesuai wadahnya jika dikenai gaya luar. Volume zat cair tetap sedangkan zat gas berubah.

B. Unsur, senyawa, dan campuran
Teman-teman tahu nggak kalau penggolongan materi secara kimia itu lebih menekankan pada komposisi dan struktur materi, seperti zat tunggal dan campuran. Mari kita dalami materi berikut:

1. Unsur
Unsur adalah zat murni yang tidak dapat diuraikan menajdi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia sederhan dengan reaksi kimia biasa (bukan reaksi nuklir). Unsur merupakan bahan dasar penyusun materi. Sampai saat ini dikenal 112 macam unsur alam dan unsur buatan, baik berupa unsur logam, maupun unsur nonlogam.

Unsur logam seperti besi, misalnya. Tersusun atas atom-atom besi. Sementara unsur nonlogam seperti belerang, tersusun atas atom-atom belerang.
Unsur buatan semisal Eistenium merupakan unsur yang tidak stabil atau bersifat radioaktif. Unsur-unsur yang terdapat di alam ditemukan dalam keadaan bebas atau dalam keadaan bersenyawa dengan unsur lain membentuk suatu materi yang sifatnya berbeda.
Jadi mengklasifikasikan materi (zat) berdasarkan sifat kimia, bahwa materi (zat) digolongkan berdasarkan komposisi dan sifat materi (zat) tersebut. 
2. Senyawa
Teman-teman senyawa berbeda dengan unsur, senyawa adalah zat murni yang dapat terurai dengan reaksi kimia biasa membentuk zat-zat lain yang lebih sederhana. Senyawa merupakan gabungan dua unsur atau lebih yang terdapat dalam suatu materi, yang dihasilkan melalu reaksi kimia. Adapun contoh dari senyawa: minyak bumi, karbohidrat, lemak, protein, kapur, dan banyak lagi yang lainnya.

Contoh senyawa yang paling mudah kita dapat adalah air. Mengapa ? Pertama karena air dengan cara elektrolisis air dapat terurai menjadi gas hidrogen dan gas oksigen, komposisi keduanya lebih sederhana daripada air. Kedua antara air, hidrogen dan oksigen, masing-masing memiliki sifat fisika dan sifat kimia yang berbeda.

3. Campuran
Terus campuran itu apa? Teman-teman tahu apa belum...? Mari kita pelajari lebih lanjut. Materi dikatakan campuran apabila materi tersebut memiliki keragaman dalam komposisi dan sifat-sifat zat asalnya masih tampak. Campuran dapat dikenal secara langsung disebabkan keragaman komponen penyusunnya. Walaupun demikian, kadang-kadang komponen penyusun campuran demikian halus, sehingga bila diamati tanpa bantuan alat mikroskop sukar dibedakan komponen-komponen penyusunnya. 

Campuran dapat digolongkan menjadi dua, yaitu campuran serbaneka (heterogen) dan campuran serbasama (homogen).
a. Campuran serbaneka (heterogen) 
Dimanan komponen penyusunya masih terlihat dan sifat masing-masing komponen masih tampak.

b. Campuran serbasama (homogen)
Suatu campuan dikatakan homogen apabila keseluruhan materi penyusun campuran itu tidak dapat dibedakan satu dengan yang lainnya, tetapi sifat masing-masing komponen penyusunnya masih tampak.
Misalnya air teh manis yang merupakan campuran dari air, teh dan gula. Dari sudut pandang manapun kita amati, air teh manis itu tampak homogen. Baik warna, rasa, maupun kekentalannya, sehingga, dari dalam satu gelas tersebut, kta tidak dapat membedakan mana bagian yang merupakan teh, air, atau gula. Tetapi sifat dari masing-masing komponennya masih ada, seperti rasa manis dari gula warna merah dari teh, atau wujud cair yang berasal dari sifat fisika air.

C. Sifat fisika dan kimia
Teman-teman kalian tahu nggak kalau perubahan fisika dan kimia adalah kajian penting dalam ilmu kimia, terutama ketika menelusuri perubahan materi dan mekanisme perubahannya. Adanya perubahan fisika dan kimia dapat dikenali dari keadaan awal materi yang berbeda dengan keadaan akhir materi setelah mengalami perubahan. Perbedaan ini ditunjukan oleh sifat maupun komposisinya. Hal ini menandakan bahwa sifat-sifat setiap materi perlu dipelajari sebelum dan sesudah terjadi perubahan.

D. Perubahan fisika dan kimia
Keadaan materi dapat dikenali berdasarkan sifat fisis maupun sifat kimianya. Sifat fisis suatu materi dapat diketahui dari kemampuan melakukan perubahan atau reaksi kimia dan dibedakan menjadi dua peruahan, yaitu:
1. Perubahan fisika
Perubahan fisika adalah perubahan materi yang tidak disertai dengan pembentukan zat yang jenisnya baru

Perubahan yang terjadi hanya fisiknya saja, contohnya air dapat berwujud zat padat (es batu), air dapat berwujud cair (air), dan dapat berwujud gas (uap air). perubahannya bisa sebaliknya atau kembali. 

2. Perubahan kimia
Perubahan kimia adalah perubahan materi yang disertai dengan pembentukan zat yang jenisnya baru.

Perubahan yang disertai zat jenis baru, contohnaya kayu dibakar akan menghasilkan zat jenis baru antara lain: panas, asap, arang/abu, cahaya. Zat jenis baru yang terbentuk sifatnya permanen dalam arti, apabila dikembalikan tidak menjadi kayu lagi.